RM02: Aku Tidak Diberkati?

Aku Tidak Diberkati?

Ilustrasi

Mazmur 119:1 "Berbahagialah orang-orang yang hidupnya tidak bercela, yang hidup menurut taurat TUHAN."

Banyak orang menghabiskan waktu untuk mengejar kebahagiaan melalui harta benda, pujian sesama, atau kesenangan sesaat. Akan tetapi, Firman TUHAN menempatkan dasar kebahagiaan sejati pada ketulusan hati untuk berjalan di jalan-Nya. Kebahagiaan sejati bukan upah dari keadaan luar yang mulus, melainkan buah dari keselarasan hidup dengan kehendak TUHAN.

Menaati perintah TUHAN sering kali menuntut pengikut Kristus untuk berani melawan arus dunia yang kerap menawarkan jalan pintas penuh kompromi dosa. Tuhan Yesus sendiri menegaskan hubungan erat antara kasih dan ketaatan dalam Yohanes 14:15, bahwa jika seseorang mengasihi Dia, orang tersebut akan menuruti segala perintah-Nya. Ketaatan iman bukanlah beban yang membelenggu, melainkan pagar pelindung bagi langkah umat percaya agar terhindar dari rasa penyesalan.

Umat Tuhan diajak untuk menengok kembali setiap keputusan harian, apakah sudah bersandar pada kebenaran Firman TUHAN. Alkitab berjanji dalam Yakobus 1:25 bahwa orang yang meneliti hukum yang sempurna dan tekun melakukannya akan berbahagia. Pilihlah jalan ketaatan dengan setia, sebab dari situlah berkat dan damai sejahtera Allah mengalir memenuhi seluruh ruang hidup. [DAS]